Kesimpulan

Seperti yang telah diuraikan diatas, adapun hubungan antara seluruhnya adalah :
Di dalam sebuah lobi harus terdapat suatu unsur POAC (Planning, Organising, Actuating, Controling). Saat akan melakukan lobi, seorang PR harus merencanakan dan mengorganisasi tentang hal apa yang akan dijalankan agar semua menjadi terstruktur dengan baik.
Sesuai dengan Fungsinya Sebagai Komunikator Perusahaan, maka Public Relation harus mampu menjadi :
1. Creator : Kreatif mencipta ide atau gagasan cemerlang
2. Conceptor : Mempunyai kemampuan menyusun program PR
3. Mediator : Mampu menyampaikan pesan dari organisasi ke khalayaknya.
4. Problem Solver : Mampu menyelesaikan masalah secara proaktif, inovatif, dinamis, dan solutif.
Hubungan PR dengan Negosiasi
Di dalam suatu perusahaan, bernegosiasi merupakan tugas seorang Public Relation. Seorang PR tentunya merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk melakukan hubungan baik melalui negosiasi dan seorang PR harus memiliki kemampuan bernegosiasi. Bagaimana mengkomunikasikan pesan-pesan organisasi diterima baik oleh publiknya, citra baik organisasi tetap terjaga reputasinya.Kegiatan PR juga berlaku untuk Negara dalam hal ini pemerintahan. Tugas public relation sangat berkaitan dengan public speaking dimana keduanya harus saling mengimbangi dengan adanya komunikasi pemasaran. Nah, di komunikasi pemasaran ini juga akan terjadi adanya lobi dan negoisasi disinilah tugas public relation dan public speaking sangat berpengaruh untuk berkomunikasi dengan konsumen untuk menawarkan suatu produk ataupun jasa dengan cara tidak seperti memaksa. Mereka harus pandai melakukan proses penawaran dengan baik sehingga konsumen tertarik untuk melakukan proses pembelian dengan adanya feedback dari konsumen.
Kemampuan seorang public relation harus diimbangi juga dengan kemampuan public speaking dalam hal berkomunikasi dengan klien, meeting, dan juga saat menyampaikan ataupun membalas pesan e-mail dari konsumen dan juga para klien. Perlu diingat bahwa penggunaan e-mail harus dipertimbangkan, karena adanya beberapa resiko yang harus ditanggung diantaranya yaitu, isi pesan elektronik yang bisa diedit, disalahgunakan, lama dibaca oleh sang penerima pesan. Pertimbangkan juga apabila memang sangat penting dan ada waktu untuk bertemu, maka aturlah pertemuan tersebut. Guna email pun tidak hanya itu, untuk menarik pelanggan dengan menggunakan email kita bisa melakukan melalui e-mail news letter, dimana kita bisa mengirimkan tips – tips terkait apa yang kita tawarkan, katalog terbaru dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar